Narkoba jenis baru “tembakau Gorilla” beredar di Kota Malang

Malangkotanews- Senin (27)Satuan Resnarkoba Polres Malang Kota berhasil ungkap narkoba, AKBP Dr. Hoiruddin Hasibuan, SH, M.Hum., mengungkapkan, penangkapan “AQ” berawal ketika pihaknya mendapatkan informasi dari Polres Malang.

Peredaran narkoba jenis baru berupa tembakau Gorilla kini sudah merambah Kota Malang. Bahkan AQ (20) mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Kota Malang harus mendekam di jeruji besi Polres Malang Kota setelah diketahui menjadi pengedar tembakau Gorilla.

“Saya dapat info dari Kapolres Malang, setelah itu tim kami berhasil menangkap tersangka di rumah kosnya kawasan Merjosari Kecamatan Lowokwaru pada 21 November lalu,” kata AKBP Hoiruddin Hasibuan, Senin (27/11/2017).

Dari penangkapan tersangka, polisi mengamankan satu kotak tembakau gorilla berisi 10 bungkus. Tersangka yang merupakan warga Jakarta ini sudah enam bulan menjadi pengedar.

“Pada polisi tersangka mengaku membeli 10 bungkus tembakau Gorilla dari temannya di Jakarta. Barangnya dikirim melalui jasa pengiriman,” ujarnya.

Dari Jakarta, barang haram tersebut dibeli AQ dengan harga Rp 1,5 juta atau Rp 150 ribu per bungkus. “Tersangka menjual lagi tembakau ini pada teman-temannya dengan harga Rp 250 ribu per bungkus,” tutur Hasibuan.

Lebih lanjut AKBP Hoiruddin Hasibuan mengungkapkan, tembakau Gorill ini bentuknya sama seperti tembakau biasa, namun diolah sedemikian rupa sehingga mengandung narkotika. “Ini merupakan narkotika jenis baru berdasarkan Permenkes nomor 21 tahun 2017, sehingga masyarakat perlu mewaspadai,” tegasnya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara. (rri/num)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

125total visits,1visits today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *