AKBP Asfuri SIK, MH. Penandatanganan pakta Integritas Penerimaan Anggota Polri 2018 dengan Sistem BETAH

Humasmakota Penerimaan terpadu anggota Polri T.A 2018 dilakukan dengan sistem bebas pungutan. Hal ini disampaikkan oleh Kapolres Malang Kota (Makota) AKBP Asfuri, S.I.K., M.H dihadapan peserta seleksi penerimaan anggota Polri dalam acara penandatanganan pakta integritas di aula Rupatama Mapolres Makota, Jumat (13/4/2018).

“Sekarang ini menggunakan sistem BETAH, yaitu bersih, transparan, akuntabel, serta humanis”, kata Kapolres Malang Kota Asfuri.

Dihadapan peserta seleksi, Kapolres Makota menekankan kepada seluruh peserta seleksi penerimaan anggota Polri agar tidak menggunakan uang.

“Saya menekankan untuk tidak menggunakan uang dalam setiap tahapan proses seleksi, apabila ditemukan akan ditindak dengan tegas”, kata Asfuri.

Selain itu Asfuri menghimbau kepada seluruh masyarakat yang ingin menjadi anggota Polri untuk mengikuti pendaftaran seleksi sebagai anggota Polri. Kemudian mempersiapkan fisik, mental, serta kesehatan.

“Yang paling utama dalam penerimaan anggota Polri ini tidak dipungut biaya. Tidak ada sponsorship dan juga tidak ada pihak-pihak yang bisa membantu dalam penerimaan angota Polri ini”, terang Asfuri.

Perlu diketahui, saat ini di Polda Jatim sedang berlangsung proses pendaftaran penerimaan terpadu anggota Polri T.A 2018, yang dimulai pada tanggal 26 Maret hingga 12 April 2018.

Adapun Animo masyarakat Kota Malang yang ingin mengabdikan diri pada Kepolisian cukup tinggi yakni Akpol 25 personil, Bintara PTU 118 personil, Bintara TI, 6 personil, Bintara Penerbangan 3 personil, Bintara Kimia 5 personil, Tamtama Polri 3 personil.

Penandatanganan pakta integritas ini merupakan penandatanganan semua pihak. Baik panitia, peserta dan orang tua untuk melaksanakan penerimaan anggota Polri secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis.
(Sketsanews.com/Im)

48total visits,1visits today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *