BKSDA bersama Polisi berhasil menangkap pembeli Lutung Jawa

Humasmakota – Farid Kurniawan (31) kini harus mendekam di tahanan Polres Malang Kota. Pasalnya ia kedapatan memperjual-belikan satwa yang dilindungi.

Wakapolres Malang Kota Kompol Bambang Christanto Utomo, SIK, SH, Msi menuturkan, bahwa Farid berhasil diamankan di kawasan terminal Arjosari Kota Malang pada Rabu, 28/11/2018 silam sekira pukul 22.30 WIB.

Farid yang merupakan warga kelurahan Bunul kecamatan Blimbing, Kota Malang itu kedapatan memperjual-belikan salah satu satwa yang dilindungi berupa dua ekor Lutung Jawa yang didapat dari hasil membeli seharga Rp. 550 per ekor.

“Jadi Farid berhasil diamankan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) berikut barang bukti berupa dua ekor Lutung yang masih berusia 2 bulan”, kata Wakapolres Malang Kota, Selasa, 4/12/2018.

Bambang menambahkan, bahwa tersangka mengaku melakukan transaksi jual-beli hewan langka itu melalui media sosial.

Sementara itu, Mamat Rohimat Kepala Konservasi Wilayah VI Probolinggo mengatakan, bahwa pihaknya telah mengamankan Farid Kurniawan. Sebelumnya, BKSDA mengendus adanya jual-beli lutung Jawa di media sosial.

“Kemudian petugas menjalin kominikasi dan sepakat untuk membelinya. Setelah ada kesepakantan harga, maka kita transfer sebesar Rp. 550 ribu dan kita arahkan untuk ketemu di kawasan Arjosari Kota Malang”,  Selasa (4/12).

Mamat mengaku, saat ini untuk kedua anak lutung anakan tersebut sudah dititipkan di Javan Langur Center (JLC) di Kota Batu. Pihaknya berharap agar masyarakat dapat membedakan antara satwa yang dilindungi dengan satwa yang bebas untuk dipelihara.

Sebagai informasi, Lutung Jawa merupakan salah satu jenis lutung asli (endemik) Indonesia. Sebagaimana spesies lutung lainnya, atau yang iasa disebut lutung budeng. Hewan ini mempunyai ukuran tubuh yang kecil, sekitar 55 centimeter, dengan ekor yang panjangnya mencapai 80 centimeter. (Im)

Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

96total visits,2visits today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *