Polres Malang Kota berhasil ungkap 10 kasus narkoba dan 4 kasus obat keras berbahaya

Humasmakota – Polres Malang Kota membekuk 17 tersangka kasus penyalahgunaan obat keras dan narkotika. Pada Kamis, 1 Agustus 2019, Polres Makota merilis 17 tersangka tersebut di halaman depan mako Polres Makota Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kecamatan Klojen. Mereka ditangkap dari 10 kasus narkotika dan 4 kasus obat keras berbahaya dalam dua pekan terakhir.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengungkapkan, penangkapan dilakukan selama dua pekan terakhir sebelum dirilis 1 Agustus 2019. “Satresnarkoba Polres Makota, mengungkap kasus narkotika ini sejak 12 sampai 31 Juli 2019. Ada 13 tersangka untuk kasus narkotika, dan 4 tersangka untuk kasus okerbaya,” jelas Asfuri dalam rilis, Kamis.

Dari tangan para tersangka, pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti. Beberapa barang bukti narkoba yang disita petugas saat penangkapan yaitu ganja seberat 19,85 gram, sabu-sabu seberat 14,75 gram, ekstasi sebanyak dua butir dan pil dobel L sebanyak 5579 butir. Barang-barang bukti ini dirilis bersamaan dengan seluruh tersangka hasil pengungkapan selama dua pekan.

“Untuk narkoba, pengedarnya ada 4 orang sementara yang 9 lainya merupakan pemakai,” beber Asfuri. Satu tersangka yang tertangkap berjenis kelamin wanita. Menurut keterangan Asfuri, wanita ini merupakan pemilik dua pil ekstasi. Empat orang mahasiswa menjadi tersangka, sedangkan lainnya berasal dari kalangan pekerja.

“Kalau untuk yang wanita ini dia pemakai, bukan pengedar,” sambung Asfuri. Wanita yang tertangkap atas kasus inex tersebut bernama Leli, 25, warga Kota Lama, Kota Malang. Wanita yang kesehariannya adalah pengelola kos-kosan, tertangkap di Perum Arga Park Kota Malang.

Dia mengaku menggunakan pil tersebut untuk dugem di tempat hiburan malam Surabaya. Tersangka lain yang tertangkap, beberapa adalah residivis. “Ada residivis wajah lama yang tertangkap lagi. Mari, memberantas narkoba, berangkat dari diri sendiri dan anggota keluarga terdekat. Jangan sampai keluarga sendiri terkena narkotika,” tandas Asfuri.(fin)



Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail