Ungkap Kasus, Polres Makota berhasil tangkap pelaku curanmor

Humasmakota – Polres Malang Kota, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Malang Kota berhasil meringkus tiga pelaku pencurian bermotor (Curanmor) dari kasus yang berbeda. Sementara satu orang menjadi DPO alias buronan yang masih dalam pengejaran polisi. Satu dari tiga tersangka tersebut merupakan residivis kasus penipuan uang puluhan juta.

Kasus pertama, melibatkan tersangka berinisial “YH” alias Cece, 42, warga Kecamatan Sukorejo Kabupaten Pasuruan. Pekerja salon ini nekat menyikat motor Honda Beat milik Kurnia Urip Basuki, warga kawasan Jalan Permadi Kelurahan Polehan Kecamatan Blimbing Kota Malang.

“Saat itu tersangka datang ke rumah korban dan berpura-pura pinjam baju. Kemudian tersangka mengajak korban minum-minuman keras. Ketika korban mabuk dan tak sadarkan diri, tersangka mengambil kunci dan membawa kabur motor korban,” terang Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri di sela-sela rilis, Rabu (21/8).

Menurut Asfuri, korban dan tersangka memiliki hubungan pertemanan, sebagai sama-sama pemilik salon. Saat itu tersangka nekat melakukan pencurian lantaran terdesak dengan kebutuhan ekonomi. “Setelah membawa kabur motor, tersangka langsung menggadaikan motor kepada seorang temannya, yakni “M”, 36, warga Desa Girimoyo Kecamatan Karangploso Kabupaten Malang, yang juga sudah kami amankan,”

Asfuri menjelaskan, selain kasus pencurian, sekitar satu bulan lalu, tersangka Yunus juga terlibat kasus penipuan dan penggelapan kasus perhiasan, yang menyebabkan korban mengalamin kerugian hingga Rp 50 juta. “Tersangka juga pernah ditahan. Dia residivis kasus penipuan,” tandasnya.

Selain Yunus, polisi juga menangkap “JYP”, 26, warga Jalan Gempol Kecamatan Sukun Kota Malang dan Dani Fariza, 24, warga Jalan Sukun Sidomulyo Kecamatan Sukun Kota Malang. Keduanya melakukan pencurian kendaraan bermotor Honda Beat di kawasan Jalan Raya Bandulan Kecamatan Sukun Kota Malang.

“Kedua pelaku melakukan aksi pencurian dengan satu tersangka lain, yang masih kami kejar, yakni inisial IB. Ketiga pelaku melakukan pencurian setelah mabuk akibat minun minuman keras,” katanya.

Saat menjalankan aksinya, ketiga pelaku berboncengan sepeda motor untuk mencari sasaran di kawasan Jalan Bandulan. Tepatnya di kawasan supermarket. Setelah dapat sepeda motor incaran, mereka langsung mengambil motor dengan cara mendorong,” kata dia.

Asfuri menjelaskan, aksi ketiga tersangka langsung terekam kamera CCTV. Sehingga pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka. “Berdasarkan pengakuan dari pelaku, mereka melakukan pencurian di empat TKP di sekitar wilayah Kota Malang. Pengakuannya, hasil pencurian tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi,” jelas dia.

Atas perbuatannya tersebut, ketiga tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Untuk pelaku Yunus dikenakan pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara. “Sedangkan untuk tersangka “J” dan “D”, dikenakan pasal 363 ayat (1) dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” pungkasnya.(tea/lim)



Facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail