Dalam 14 hari Polres Malang Kota menindak 6327 pelanggar (Operasi Zebra 2017)

Malangkotanews- Selasa (14/11) Operasi Zebra Semeru Tahun 2017 berakhir hari ini,  Operasi terakhir di gelar oleh Satlantas Polres Malang Kota, dan menggandeng Dishub Provinsi Jatim, serta Dispenda Jatim dan CPM,digelar di dua tempat, yaitu Fly Over Kotalama Jl.Kolonel Sugiono yang berlangsung pukul 06.00 WIB serta  Jl Raya Lowokdoro Gadang Kecamatan Sukun Kota Malang sejak pukul 09.00 hingga 11.00 wib.

Dalam menindak para pelanggar lalu lintas, jajarannya akan menerapkan beberapa bentuk penindakan, yakni peringatan dan mengeluarkan bukti pelanggaran lalu lintas (Tilang).

Hari ini selasa (14/11/2017) hari akhir pelaksanaan operasi zebra 2017 telah melakukan penindakan sejumlah 736 pelanggar, dari seluruh jajaran Polres Malang Kota.

Hasil akhir Operasi Zebra 2017 Satuan Lalulintas Polres Malang Kota dari tanggal 1 s/d 14 November 2017 (selama Operasi Zebra 2017) telah menindak 6327 surat tilang, dengan barang bukti STNK 4246, SIM 1957, Kendaraan bermotor 124, sedangkan jenis kendaraan yang melakukan pelanggaran untuk sepeda motor 5920 pelanggar, mobil 380 pelanggar, truk/bus 27 pelanggar.

Dilihat dari pelanggaran ini untuk kendaraan bermotor R2 yang paling banyak melakukan pelanggaran mencapai 5920 pelanggar, memang di kota malang pengendara motor R2 lebih banyak dan rata-rata tidak mempunyai SIM, dan lupa membawa surat kendaraan.

Untuk para pelaku pelanggaran terdiri dari PNS 75 orang, Swasta/Karyawan 3397, Pelajar/mahasiswa 2272 orang, pengemudi 84 orang, lain-lain 498 orang, yang paling dominan melakukan pelanggaran profesi swasta atau karyawan, selanjut nya pelajar/mahasiswa yang sudah mencapai 2272 orang.

Operasi ini bertujuan menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas dan menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, ungkap Kanit Pengaturan, Penjagaan,Pengawalan dan Patroli (Turjawali), Ipda Luhur Santoso disela operasi zebra.

Selain itu, Dispenda Jatim juga mengarahkan kepada para pelanggar yang telat membayar pajak dihimbau agar langsung membayar pajak, Tidak hanya kelengkapan kendaraan, Dishub juga menilang para pelanggar angkutan umum yang tidak memiliki ijin trayek. Humas Makota