Deklarasi Damai Merajut Kebhinekaan di Kota Malang

Humasmakota – Polres Malang Kota, Sikap kebersamaan yang menyejukkan ditunjukkan oleh Polres Malang Kota. Kali ini, mereka merangkul Forkompimda Kota Malang dan tokoh masyarakat lintas agama deklarasi damai tentang persatuan di Alun-Alun Kota Malang, Jumat (18/10/2019) sore.

Selain deklarasi, kegiatan itu juga diisi dengan doa bersama tokoh lintas agama dalam rangka menciptakan stabilitas kamtibmas di Bhumi Arema.

Lintas-Agama-Malang-2.jpg

Turut hadir Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko, Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander, Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson, Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika, Ketua FKUB Kota Malang KH Ahmad Taufiq Kusuma, tokoh agama, tokoh masyarakat dan organisasi masyarakat lainnya.

Deklarasi damai yang digelar, sebagai wujud kecintaan terhadap bangsa dan negara. Hal ini dilakukan untuk menyambut dan memastikan keamanan menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas dan keamanan di Kota Malang. Lebih-lebih, turut menyukseskan agenda pelantikan presiden.

“Kegiatan tersebut harus kita lakukan dengan aman, lancar dan damai,” pintanya.

Tiga pilar yakni pemerintah, TNI dan Polri terus mengupayakan memberikan pelayanan dan kemanan kepada masyarakat. Mereka berharap Malang supaya kondutif karena menurutnya kekuatan masyarakat dan tiga pilar tersebut penting untuk selalu dipererat.

Sementara Wali Kota Malang, Sutiaji jelas mengatakan, persatuan dan kebersamaan harus dijaga bersama-sama. Tidak ada sekat atau batas untuk merajut kebersamaan.

“Kehidupan kita harus berlanjut dengan kedamaian. Harus kita nikmati dengan cara pandang positive thinking,” ucapnya.

Lanjut dia, keberpihakan masyarakat harus tertuju kepada kepentingan negara. Ia mengecam keras segala tindakan perpecahan dan radikalisme yang dapat menjurus kepada aktivitas perpecahan. “Harus kita sebarkan kepada seluruh rakyat Indonesia, bahwa Indonesia besar karena kebhinekaannya,” tegas pria berkacamata itu.

Sutiaji turut mengajak masyarakat Bhumi Arema berpartisipasi aktif dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, terlebih menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polres Malang Kotaini akan berlanjut Sabtu, (19/20/2019) besok. Kegiatannya adalah parade budaya yang dimulai pukul 07.00 – 21.00 WIB di Alun-Alun Kota Malang. Parade budaya bakal dimeriahkan dengan tari tradisional, bantengan, jaranan, pencak silat, bina raga dan penampilan lainnya. (*)( https://www.timesindonesia.co.id )