Hari ke 4 PSBB kota malang, 220 lebih kendaraan putar balik

Humasmakota – Pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Malang Kembali terjadi. Rabu (20/5), di Pos Check Point Kacuk Barat, ditemukan sebuah mobil yang berisi dua orang penumpang. Mereka langsung diberikan peringatan oleh pihak kepolisian yang sedang berjaga.

Saat itu, mobil jenis MPV berwarna hitam dengan nomor polisi N tersebut melintas di pos tersebut. Diketahui, mobil tersebut memuat dua orang. Satu sopir dan satu orang penumpang. Saat itu, posisi penumpang ada di sebelah sopir. Pihak kepolisian yang mengetahui hal itu akhirnya meminta sang penumpang untuk pindah di kursi bagian belakang.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Kompol Priyanto mengungkapkan, pihak kepolisian akan terus melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang akan memasuki Kota Malang. Mulai dari pemeriksaan kendaraan hingga identitas penumpang. “Sesuai aturan, isi kendaraan tidak boleh lebih dari 50 persen dari jumlah kapasitasnya. Serta, bagi pengendara dan penumpang kendaraan roda empat, tetap menerapkan anjuran physical distancing,” terang dia.

Untuk itu, jika ada kendaraan yang hanya berisi dua orang saja, maka penumpang diminta untuk pindah di bangku bagian belakang. “Sementara untuk kendaraan roda dua, kami imbau untuk tidak berboncengan, apalagi jika tidak dalam satu alamat,” papar dia.

Selama tiga hari, pelaksanaan PSBB di Kota Malang masih memberikan sanski berupa teguran. Namun, mulai hari ini (Rabu 20/5), sanksi penindakan sudah mulai diberlakukan. “Sudah kami siapkan blanko tegurannya. Sampai pukul 12.00, ada 108 pelanggaran dengan blanko teguran. Terbanyak tidak menggunakan masker dan pengendara roda dua yang mengangkut orang,” kata mantan Kapolsek Bubutan Surabaya itu.

Sementara, untuk kendaraan yang diperiksa, roda dua sebanyak 7.229 unit dan yang diminta untuk putar balik sebanyak 373 unit. Sementara, kendaraan roda empat ada 5.016 unit dan yang diminta putar balik sebanyak 220 unit.(tea)