Kapolres Malang Kota berikan arahan pada Lat Pra Ops Lilin Semeru 2017

Malangkotanews- Setelah Apel Pasukan Ops Lilin Semeru 2017 kemarin, Polres Malang Kota gelar “LAT PRA OPS LILIN SEMERU 2017” yang diadakan di Aula Polres Malang Kota, Jum’at (22/12/207) yang dimulai pukul 08.30 – 12.00 WIB. Dalam Lat Pra juga hadir Kapolres malang kota, wakapolres, anggota polsek jajaran polres malang kota, Kabag ops.

“Anggota yang terlibat dalam Ops Lilin Semeru 2017 untuk berhati-hati dan selalu waspada” ucap Wakapolres Malang Kota. Beliau juga menyampaikan untuk mengecek lokasi rawan mancet, juga berkoordinasi dengan seluruh pimpinan gereja, sterilisasi dan juga ploting pers pam untuk natal nanti. Kegiatan di pos pengamanan anggota di minta untuk aktif dalam menjalan kan tugas nya.

Dalam Lat Pra tersebut Wakapolres Malang Kota, AKBP Asfuri juga menyampaikan “ terkait dengan penekanan – penakanan dalam Ops Lilin Natal dan Tahun Baru, beberapa kali, saya diwawancari baik di radio ataupun di televisi, masalah kemacetan merupakan permasalahan yang sangat pelik. Untuk membahas permasalahan kemacetan ini tidak bisa diselesaikan dengan cepat. Terkait Ops Lilin Semeru 2017 untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru, Brimob dan Kabag ops melakuakn sterilisasi terhadap gereja gereja dan berkoordinasi dengan pihak gereja agar pelaksanaan saat Natal bisa lancar”

Anggota juga diminta untuk melakukan pengamanan di gereja, juga melakukan patroli di sekitaran gereja untuk mengantisipasi gangguan gangguan yang ada dimasyarakat, salah satunya adalah curanmor yang sangat tinggi di Kota Malang. Kegiatan preventif juga dilakukan untuk mencegah kelompok – kelompok yang mengganggu dalam pelaksanaan di gereja. Melakukan pantauan di pasar – pasar mengenai kenaikan harga, jika terjadi kenaikan harga yang melampaui batas wajar agar cepat dilaporkan agar bisa cepat ditindak lanjuti.

Anggota juga diminta saat melaksanakan pengamanan tetap waspada dan antisipasi terhadap pihak – pihak yang melakukan. Di dalam pengamanan Wakapolres juga menyampaikan agar dalam pengamanan terdapat minimal 2 orang, dan tokoh – tokoh masyarakat diminta untuk ikut berpartisipasi dalam pengamanan. Ops Lilin Semeru 2017 di mulai tanggal 21 Desember 2017 dan berakhir pada tanggal 1 Januari 2018.