Opini Kasubbag Humas Polres Makota tentang “Hoax”

Malangkotanews- Hoax tidak akan ada habisnya, seperti air sungai yang terus mengalir. Parahnya, Hoax beredar untuk menakut-nakuti para pembaca media sosial. Di Malang misalnya, beredar kabar melalui pesan whatsapp terkait razia STNK yang dimulai sejak Kamis (14/12). Mereka yang ditemukan tidak membayar pajak akan langsung dikandangin. Kandang singa kelesss…?

Kasubbbag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni menyatakan, pihaknya sejak lama resah dengan Hoax yang melibatkan instansinya. Termasuk dengan Hoax yang beredar baru-baru ini tersebut. ”Mau dikandangin kemana? Malang emang iya Kandang Singa (Bumi Arema, Red),” celetuknya (15/12).

Polisi kata Marhaeni, punya aturan dalam setiap penanganan perkara. Mantan Kasium Polres Malang Kota itu mengimbau masyarakat dunia maya agar tidak gampang nyinyir dengan berita Hoax. Karena berita seperti itu kata dia, akan sangat merugikan banyak pihak. Misalnya ketika Hoax terkait Malang dan tersebar luas di dunia maya hingga ke luar kota akan berdampak luas. ”Orang kan jadi takut kalau infonya seperti itu. Bisa jadi yang mau berwisata malah urung niat karena Hoax tersebut,” terangnya. Lagi pula sebagaimana diberiatakan, masih ada masa berlaku pemutihan pajak kendaraan sejak tanggal 23 Oktober hingga 28 Desember 2017.

Perlu diketahui, Hoax yang mengandung nyinyir itu berbunyi; Razia STNK dimulai. Pemda, Dishub kerja sama dengan Polri menggelar rajia pajak STNK mobil & motor. Bagi kendaraan yang telat bayar pajak. Berdasarkan data, ada ratusan ribu motor dan mobil yang belum bayar pajak yang masih menggunakan pelat B. Bagi kendaraan yang telat bayar pajak 3 tahun atau lebih akan langsung dikandangin.

Dan bayar derek serta bayar parkir SEHARI Rp 400 ribu. Berikut jadwal jam dan tempat razianya. Info dari grup WA kiriman dari Bhayangkara polri. 1. pagi jam 10:00-12:00 2. siang dari jam 15:00-17:00 3. malam dari jam 22:00-24:00 dilanjutkan kembali dari Jam 03:00-05:00 wib. Razia zebra gabungan dengan polres jawa timur. Lengkapi surat2 kendaraan anda, Mhn ditertibkan atribut2 TNI/Polri yg terpasang di kendaraan anda nyaman berkendara untuk keselamatan bersama.

INDAHNYA SALING BERBAGI. ”Itu nulis Polresnya saja keliru. Tidak ada Polres Jawa Timur,” imbuhnya. (jaf)