Pencuri alat musik trombone UKM Universitas Brawijaya di tangkap, setelah keluar dari LP

Humasmakota — EY (30) warga Jl Welirang, Desa Jabung, Kecamatan Jabung, Kabuoaten Malang, Senin (30/4/2018) siang, akhirnya bebas dari LP Lowokwaru terkait kasus pencurian. Namun setelah melewati pintu keluar LP Lowokwaru, Eka Yuda kembali ditangkap oleh petugas Polsekta Lowokwaru. Kali ini Eka ditangkap karena kasus pencurian di Gedung UKM Seni dan Budaya Universitas Brawijaya, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Saat itu EY mencuri alat-lat musik di UKM Seni dan Budaya, pada 24 Juli 2016 malam.

Bahkan akibat dari kejadian itu UB menhalami kerugian sebesar Rp 48 juta. Adapun BB (Barang Bukti) yang dapat diamankan berupa 16 unit alat musik tiup terdiri dari beberapa jenis trompet, trombone dan baritone.

alat musik yangbdiamankan petugas. (ist)

Alat musik yangb diamankan petugas. (ist)

Informasi  menyebutkan bahwa pada 24 Juli 2016 sekitar pukul 18.30, EY membobol gedung UKM Seni dan Budaya UB. Dia masuk ke.dalam UB dengan menggunakan mobil. Mobil itu di parkir di area GOR Pertamina dalam kampus UB. Dia memakai beberapa kunci yang dibawa dari rumah. Nampaknya salah satu kunci ada yang cocok hingga dia berhasil masuk ke lokasi. Selanjutnya dia keluar dan menjauh dari lokasi hingga kembali lagi pada 25 Juli 2016 sekitar pukul 00.30.

Saat kondisi sepi, dia memindah parkir mobilnya mendekati lokasi. Setelah memastikan kondisi sepi, Eka langsung mencuri semua peralatan alatnmusik di dalam UKM. EY baru keluar dari kampus UB sekitar pukul 05.30, saat gerbang sudah terbuka. Kejadian itu baru diekatahui oleh para mahasiswa keesokan harinya hingga kejadian ini dilaporkan ke Polsekta Lowokwaru. Petugas kemudian melakukan penyelidikan termasuk mencari sidik jari pelaku.

Beberapa bulan kemudian, Eka ditangkap petugas Polsekta Lowokwaru namun terkait aksi pencurian lainnya. Saat ditangkap Eka, tidak menyebut kalau telah melakukan pencurian di UKM Seni dan Budaya UB. Eka kemudian masuk dan menjadi tahanan LP Lowokwaru. Petugas terua melakukan pengembangan hingga akhirnya mengetahui bahwa EY lah orang yang telah membobol gedung UKM Seni dan Budaya UB.

Karena Eka sudah masuk ke penjara, petugas akhirnya menunggu saat Eka bebas dari penjara. Eka sendiri baru bebas pada Senin (30/4/2018) siang dan langsung ditangkap petugas Polsek Lowokwaru untuk kembali mempertanggungbjawabkan perbuatannya.

Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri SIK MH melalui Kapolsekta Lowokwaru Kompol Pujiyono SH mengatakan bahwa tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP. “Tersangka EY kami tangkap karena kasus pencurian di UB. Dia mencuri alat-alat musik di UKM Seni dan Budaya. Dia kami tangkap sesaat setelah keluar dari penjara LP Lowokwaru,” ujar Kompol Pujiyono. (gie/yan) memontum.com