“Penerimaan calon anggota POLRI Tahun 2018” Kapolres Malang Kota Menandatangani Nota Kesepahaman bersama Kadindik Kota Malang

Malangkotanews – Jum’at (24/11) Kapolres Malang Kota AKBP Dr. Hoiruddin Hasibuan, SH, M.Hum. bersama  Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/Mou) dalam rangka penerimaan dan pelatihan putra – putri yang berprestasi dalam penerimaan calon anggota POLRI TA 2018.

Penandatanganan MoU inipun tidak hanya dilakukan oleh Kadindik semata, namun pihak Polres Malang Kota mengajak serta Dinas Pemuda dan Olahraga dalam hal ini Nuzul Nurcahyono selaku kadispora, Kepala Dispendukcapil Erny Sutiarni, serta Kepala Kantor Departemen Agama HM. Zaini, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur Kota Malang dan Kota Batu Adi Prajitno. Dan sebagai perwakilan Pemerintah Kota Malang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto.

Dalam keterangannya, Kasubag Humas Polres Malang Kota Ipda Marhaeni menerangkan bahwasannya kerjasama ini sebagai bentuk apresiasi jajaran Kepolisian Republik Indonesia dalam hal ini Polres Malang Kota terhadap potensi serta prestasi pemuda pada sisi akademis dan non akademis untuk dijadikan point tambahan manakala diantara pemuda pemudi berprestasi itu bergabung dalam penerimaan calon anggota POLRI TA. 2018. Tentunya juga memperhatikan hasil tes lainnya yang menjadi patokan protap dalam penentuan kelulusan seleksi calon anggota Polri.

Sementara itu dalam sambutannya, Kapolres Malang Kota AKBP. Hoirudin Hasibuan menuturkan bahwasannya
Jajaran Polri terus berupaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri. Salahsatu upayanya melalui berbagai inovasi dan program kerja yang senantiasa diupayakan akuntabel dan transparan. Jerih payah itupun akhirnya berbuah manis. Jika sebelumnya hasil survei menempatkan lembaga Polri di ranking ketiga dari bawah namun saat ini berubah drastis menduduki peringkat empat dari atas survei lembaga yang dipercaya oleh masyarakat.

Rekrutmen haruslah dilakukan secara maksimal dengan menjaring calon anggota Polri yang terbaik dari yang baik. Jika bibitnya baik maka kedepan akan tumbuh dengan baik. Salah satunya melalui kegiatan MoU yang saat ini dijalankan Polres Malangkota dengan pihak – pihak terkait. Saat ini perekrutan calon anggota Polri menganut prinsip BETAH (bersih tanpa KKN, transparan, akuntabel, dan humanis). ” tutur Kapolres Malang Kota AKBP. Dr. Hoirudin Hasibuan SH, M.Hum. dalam sambutannya.

Lebih lanjut Kapolres Malang Kota AKBP. Dr. Hoirudin Hasibuan SH, M.Hum. menuturkan bahwasannya kerjasama ini sebagai upaya mempersiapkan putra – putri daerah agar dapat mengikuti seleksi penerimaan calon anggota polri melalui pelatihan – pelatihan yang disusun oleh tim khusus Polres Malangkota. Seperti latihan fisik, latihan tes akademis, latihan tes psikologi dan pemeriksaan kesehatan secara dini. Sehingga saat mengikuti proses penerimaan seleksi calon anggota Polri dapat berjalan dengan baik. Pada akhirnya melalui kesepakatan ini dihasilkan calon anggota Polri yang berkualitas demi meningkatkan SDM Polri yang unggul dan kompetitif.

” Atas nama Pemerintah Kota Malang kami ucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas terobosan baru jajaran Polri. Sebagai pemangku kebijakan yang diberi amanah oleh warga Kota Malanh kami sangat menyambut baik kesepakatan hari ini. Dengan kesepakatan yang terjalin dan melibatkan pihak terkait ini semakin memberi peluang sekaligus memotivasi anak didik untuk berprestasi dan berkompetisi lebih dini. Input yang bagus akan menjadi output yang baik. Demkian halnya dengan kesepahaman kerjasama yang terjalin pada hari ini. Semoga kedepan putra putri terbaik Kota Malang akan semakin banyak yang bergabung dalam jajaran Polri dan mampu membawa nama harum Polri. ” ucap Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto dalam sambutannya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM mengatakan bahwasannya kesepakatan ini sangatlah berarti bagi insan pendidikan Kota Malang apalagi sesuai dengan kebijakan Kemdikbud yang dalam waktu dekat akan menerapkan raport ganda. Satu raport akademis dan satunya lagi raport non akademis yang memuat dan menggambarkan secara gamblang potensi, bakat dan mibat anak didik sejak dini. (malangkota.go.id/fandi harianto)