Polisi amankan Aksi MCW di depan Kantor DPRD Kota Malang

Humasmakota Anggota Kepolisian Resort Malang Kota berikan pelayanan aksi unjuk rasa Malang Corruption Watch (MCW) mendorong partai politik (Parpol) harus memecat anggotanya atau kadernya yang diduga melakukan tindak pidana korupsi. Tuntutan ini diserukan dalam aksi yang digelar aktivis MCW di depan Balai Kota dan DPRD Kota Malang, Selasa (10/4/2018).

Aksi itu mengkritisi kekosongan DPRD Kota Malang saat ini, karena belasan anggota dewan ditahan oleh penyidik KOmisi Pemberantasan KOrupsi (KPK) atas sangkaan suap pembahasan Perubahan APBD Kota Malang 2015. Anggota dewan merupakan kader dan perwakilan Parpol.

Selain menuntut Parpol memecat anggotanya yang terindikasi melakukan tindak pidana korupsi, MCW juga meminta Parpol segera melakukan pergantian antar waktu (PAW), Parpol mengeluarkan pernyataan secara tertulis kepada publik terkait komitmen melakukan pemberantasan korupsi di Kota Malang, Parpol wajib transparan dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan partai dan disampaikan ke publik.

“Dan jika Parpol tidak menjalankan tuntutan maka masyarakat Kota Malang akan menyatakan mosi tidak percaya kepada partai politik,” tegas Koordinator MCW M Fahruddin, Selasa (10/4/2018).

Di aksinya kali ini, MCW secara khusus mengkritisi partai politik. Menurut Fahruddin, apa yang terjadi pada anggota dewan saat ini merupakan tanggungjawab Parpol.

“Parpol harus bertanggungjawab atas menjamurkan korupsi di Kota Malang,” ujar Fahruddin.

Fahruddin kemudian memaparkan dana hibah Parpol dari APBD Kota Malang. MCW menyebut dana hibah Parpol tahun 2015 hingga 2018 masing-masing sebesar Rp 663,7 juta per tahun.

“Dana itu harus dipertanggungjawabkan kepada publik,” tegasnya.

Dugaan korupsi yang menjerat anggota dewan ini menunjukkan Parpol tidak menjalankan kewajiban melakukan pendidikan politik kepada rakyat.

“Terlihat Parpol dan politisinya hanya memanfaatkan masyarakat ketika Pilkada saja,” pungkasnya.

Dalam aksi itu, aktivis MCW membawa sejumlah poster antara lain poster bergambarkan Menteri Kelautan RI Susi Pudjiastuti dengan tulisan ‘Kader Partai Yang Korupsi Tenggelamkan’, ‘Partai POlitik Cari Muka Ketika Masa Pilkada Semata’, juga ‘Partai Politik Menghilangkan Peran Untuk Memberikan Kesejahteraan Kepada Rakyat’

http://suryamalang.tribunnews.com
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: yuli