Polisi amankan pelaku aborsi dan penjual obat terlarang

Humasmakota – Polres Malang Kota, Sindikat aborsi di Kota Malang dibongkar. Lima pelaku yang terlibat ditangkap bersama barang bukti obat-obatan. Dua di antara pelaku berstatus mahasiswi.

Kelima pelaku adalah Bellay (20) dan Adis (20), keduanya berstatus mahasiswi perguruan tinggi di Kota Malang.

Sementara tiga pelaku lain adalah Tirta (22), Indah (32), dan Tri (48). Nama terakhir merupakan suplier obat-obatan untuk wilayah Malang, dan pemasok obat aborsi bagi Indah dan Tri.

Sindikat ini terungkap, setelah Polres Malang Kota menerima informasi dari laporan masyarakat adanya dugaan aborsi di rumah kos di kawasan Blimbing, Kota Malang.

“Dari sana kita lakukan penyelidikan dan olah TKP, yang kemudian berhasil mengidentifikasi pelaku berinisial Adis dan Bellay, keduanya telah mengonsumsi jenis obat Gastrul yang dibeli dari Indah dan Tirta. Obat dibeli dengan harga Rp 100 ribu per butir, dari penjualan itu Indah dan Tirta mendapatkan untung Rp 50 ribu per butirnya,” terang Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander saat press rilis di Mapolres Jalan Jaksa Agung Suprapto, Senin (14/10/2019).

Tersangka Adis dan Bellay membeli 12 butir, itu dilakukan setelah menerima saran dari tersangka Indah, yang mengaku memiliki teman yang menjual obat untuk menggugurkan kandungan. (detik.com)