Polisi amankan Pelaku Cabul anak di bawa umur

Humasmakota – Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata S.sos.S.I.K MH gelar kasus perbuatan cabul dengan tersangka SH warga Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang terhadap tiga anak dibawah umur, Senin (13/04/2020).

Perbuatan bejad yang dilakukan SH ini, terjadi pada bulan Februari 2020. Ketiga korban secara bergantian diajak kerumah tersangka tepatnya di jalan Bugenvile bawah nomor 28 RT 01 RW 09 Kelurahan Jatimulyo Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.

Dalam keterangan tersangka, ketiga korban dipanggil untuk main kerumahnya dan di suruh memijat badan dengan cara menginjak injak punggung tersangka.

Pada saat itulah nafsu bejad tersangka bangkit untuk melakukan perbuatan cabul terhadap korban korbannya ketika rumah dalam keadaan sepi.

Setelah melakukan perbuatan cabulnya  korban di beri uang sebesar Rp. 2000,- (dua ribu rupiah) dan Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah) setalah itu disuruh pulang.

Atas perbuatan biadab tersangka dikenakan pasal  82 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak“Setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76E dipidana dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5.000.000.000,00 (lima miliar rupiah).

Serta UU RI No. 35 Tahun 2014 Perubahan Atas UU RI No. 23 Tahun 2002 “Setiap Orang dilarang melakukan Kekerasan atau ancaman Kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul.

Pihak kepolisian Polresta Malang Kota juga telah mengamankan BB (Barang Bukti) pakaian korban yang kesemuanya korban anak perempuan.

Saat dikonfirmasikan kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus Simarmata mengatakan, terungkapnya perbuatan cabul ini atas keterangan salah satu korban yang juga saksi.

“Saat kejadian situasi di rumah tersangka saat itu sepi, tidak ada orang, jadi tersangka melakukan perbuatan cabul tersebut menunggu saat situasi rumah tersangka sepi,” ujarnya.

Lanjutnya,yang pasti dihadapan penyidik  tersangka SH telah mengakui perbuatannya seusai dengan keterangan saksi yang juga korban.

“Kami sudah berkoordinasi dengan tim Psikolog untuk memberikan proses pemulihan psikologis pasca trauma yang  dialami saksi maupun korban,” terangnya Kapolresta Malang Kota.

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr Leonardus juga mengimbau kepada seluruh warga Kota Malang, untuk lebih memperhatikan putra putrinya, walaupun saat ini masih dalam kondisi libur sekolah akibat dampak Covid-19.

“Lebih baik anak anak tetap di dalam rumah, sambil belajar ataupun melakukan kegiatan positif lainnya dengan didampingi orang tua baik ibu maupun ayah,” imbaunya.

tidak memberikan keterangan secara mendetail gimana perbuatan cabul tersebut dilakukan tersangka SH terhadap ketiga korbannya. Sehubungan dengan privasi korban yang kesemuanya usianya dibawah umur.(fik)