Polresta Malang Kota dapat Apresiasi dari KPAI

Humasmakota – Polresta Malang Kota, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Mengapresiasi kecepatan dan respon Polresta malang kota dalam penanganan kasus perundungan anak yang terjadi disalah satu SMPN di Kota Malang.

KPAI juga akan meminta hak rehabilitasi pada korban dan pelaku pada kasus perundungan dengan korban Ms (13), siswa kelas VII salah satu SMPN di Arjosari, Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.

“Hak rehabilitasi diharapkan dapat melindungi korban dan pelaku apalagi dalam kasus ini mereka masih di bawah usia 13 tahun,” ungkap Komisioner KPAI Retno Listyarti usai melakukan pertemuan tertutup dengan Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata di Mapolresta Malang Kota.

Berita lainnya : Tetapkan dua tersangka pelaku kasus perundungan anak

Apalagi dalam penanganan kasus ini Polresta Malang Kota juga melibatkan lembaga perlindungan saksi dan korban,” imbuhnya.

Retno bahkan memastikan bahwa KPAI pusat akan mengawal kasus tersebut hingga tuntas.

“Yang penting dalam pertemuan tadi KPAI juga meminta agar pihak kepolisian untuk tidak memaksakan diri meminta keterangan dari korban, apalagi traumatis akibat kejadian tersebut akan terus ada sehingga pihaknya meminta polisi mempertimbangkan aspek psikologi korban,” jelasnya.

Ditanya soal Kota Malang yang mendapat predikat Kota Ramah Anak, pihak KPAI menyatakan predikat Kota Malang masuk dalam kategori tingkat madya, apalagi pihaknya melihat tingkatan madya merupakan tingkatan yang tinggi sebelum ke utama.

“Namun dengan  beberapa kasus mulai dari kekerasan seksual pada anak, perundungan anak maka KPAI sangat perlu untuk bertemu dan membahasnya baik dengan walikota maupun dinas terkait yang direncanakan akan digelar, Kamis (13/2) di Balaikota Malang,” tandasnya. (elshinta.com)