Polsek klojen ungkap Penganiayaan, dengan menggunakan sajam

Malangkotanews- Senin (27/11) Polsek Klojen Polres Malang Kota berhasil ungkap kasus tindak pidana penganiayaan pasal 351 KUHP, berawal dari cekcok mulut korban dan pelaku yang berujung dengan penganiayaan.

Kejadian penganiayaan ini telah terjadi kuruang lebih empat bulan yang lalu tepatnya pada tanggal 2 Agustus 2017, Prayogo (saksi) menjelaskan pelaku dan korban saat itu ngobrol di tepi jalan sutan syahir Kota Malang, tidak selang berapa lama kemudian terjadi cekcok mulut yang akhirnya pelaku (tukang becak) mengeluarkan clurit dan mengayunkan nya mengenai kepala korban yang mengakibatkan korban luka dikepala dan mengeluarkan darah, kemudian korban melaporkan ke Polisi.

Hal yang sama juga diceritakan oleh Eni (saksi) pelaku yang berprofesi tukang becak langsung memukul korban dengan clurit, setelah terjadi cekcok mulut.

Pelaku berinisial “S” asal tulungagung, agama islam, profesi sebagai tukang becak, tempat tinggal tidak tetap informasi yang didapat terakhir menempati di desa jatimulyo kecamatan kauman. dengan barang bukti yang disita sebuah clurit.

Korban bernama Gigih B W, asal surakarta agama islam pekerjaan sebagai pemulung alamat dusun karangasem kecematan laweyan kota Surakarta alamat di malang jl. pulosari Blimbing Kota Malang.

Atas kejadian penganiayaan tersebut “S” terancam hukuman kurungan 5 tahun penjara dengan dijerat pasal 351 KUHP.