Seorang Ayah diamankan di Polres Malang Kota, Tega membunuh anak tirinya

Humasmakota – Polres Malang Kota, Kapolres Malang Kota melakasanakan Konferensi Pers kasus pembunuhan terhadap anak yang dilakukan oleh ayah tirinya, Hati siapa yang tidak bersedih melihat meninggalnya Agnes Arlita (3) yang dibunuh secara keji oleh EA (36) warga asal Sukoharjo, Jawa Tengah, yang tak lain adalah adalah ayah tirinya.

Kapolres Malang Kota AKBP Dony Alexander SIK MH, yang sempat langsung melihat jenazah Agnes sebelum diotopsi di kamar jenazah RSSA Malang, merasa sangat bersedih dan menyayangkan adanya kejadian ini.

SADIS : Tersangka Eri Age saat dirilis di Mapolres Malang Kota. (gie)

SADIS : Tersangka Eri Age saat dirilis di Mapolres Malang Kota. (gie)

Walaupun mengalami siksaan yang kejam oleh EA, ayah tirinya, namun jenazah Agnes terlihat seperti tersenyum. Ada senyuman pada bibir gadis kecil yang tak berdosa ini. Hal ini seperti yang diceritakan AKBP Dony Alexander SIK pada Jumat (1/11/2019) siang.

“Sebelum dilakukan otopsi, saya melihat jenazah korban. Jenazahnya terlihat senyum. Semoga almarhumah saat ini sudah berada di surga,” ujar AKBP Dony, Kejadian ini sangat disayangkan dan semoga tidak kembali terulang.

“Saya sangat menyesali adanya kejadian ini. Saya sangat bersedih. Semoga tidak terulang lagi kejadian seperti ini. Orang tua, sekalipun ayah tiri, harus bisa memberikan kasih sayang. Tersangka akan kami proses secara profesional,” ujar AKBP Dony.

Senada seperti yang diceritakan oleh Kasat Reskrim Polres Malang Kota AKP Komang Yogi Arya Wiguna SH SIK. Dia melihat langsung jenazah Agnes memancarkan senyuman pada bibirnya.

“Saya melihat senyuman pada jenazah Agnes. Surga bersamamu saat ini,” ujar AKP Komang.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, meninggalnya Agnes Arnelita (3) dengan kondisi beberapa luka lebam di bagian tubuh dan kepala serta luka bakar pada bagian kaki, akhirnya menyisakan tanda tanya besar hingga timbul dugaan tewas akibat pembunuhaan, pada Rabu (30/10/2019) siang. Bahkan dibagian punggung terdapat luka lebam yang cukup besar. (gie/oso)